Manuju Pilpres 2019

0
125
Nasionalpost.com

JAKARTA- Tak terasa satu tahun ke depan, Indonesia akan kemball mengselar haiatan pasta demokrasl, yaitu Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. Saat ini partal politik dan tokoh-tokoh yang berpotensi untuk berlaga di Pilpres 2019 sudah mulai mengambil start untuk mempersiapkan diri, apalagi tahun 2018 akan digelar 171 Pilkada serentak, tentunya menjadi waktu yang tepat untuk memanaskan mesin politik.

Untuk mengetahui bagaimana peta persaingan menuju 2019, maka Alvara Research Center melakukan survey nasional yang melibatkan 2.203 responden terpllih.

Riset ini menggunakan pendekatan riset kuantitatif, survey dilakukan melalui wawancara (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner. Survey dilaksanakan dari tanggal 17 Januari hingga 7 Februari 2018. Metode sampling yang digunakan dalam riset ini adalah multi-stage random sampling, dengan margin of error sebesar 2%, pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel diambil di seluruh Provinsi di Indonesia, dengan jumlah sampel tiap provini proporsional terhadap jumlah penduduk sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) lndonesia.

Profil responden sesuai dengan profll demografi Indonesia. Mayoritas responden: tinggal di rural 46% dan urban 54%. Responden seimbang antara Laki – laki (50.4%) dan Perempuan (49.6%), serta mayoritas dari Generasi Milenial 50,596. Berdasarkan pendidikan, mayoritas responden berpendidlkan SMA/sederajat (53.9%), kemudian SMP/Sederajat 18,436. serta da kalangan menengah dan menengah bawah (kategori SEC 8 sebesar 33.8%, SEC C1 sebes 31,796, serta SEC C2 sebesar 15,896). Mayoritas responden beragama Islam (92%), berasal suku Jawa (40,396), kemudian Sunda (14.9%) dan Melayu (6.3%).

Dilihat dari sisis segmentasi pemillh dan sisis psikografis, mayoritas pemillh merupakan pemilih rasional (52,896), pemilih galau (37,896) dan pemilih apatis (9.8%). Pemilih rasional didominasi kelas menengah atas dan usia muda, pemilih galau banyak pemilih kelas menengah dan dari muda dewasa, sementara pemilih apatis dimoninasi kelas menengah dan usia muda

KINERJA PEMERINTAH DAN LEMBAGA NEGARA

Kepuasan publik terhadap Joko Widodo-JK mencapal 17.3%. Melihat angka tersebut menunjukkan bahwa kinerja Joko WIdodo-JK cukup diapresiasi publik, merasa puas dengan kinerja Joko Widodo-JK paling tinggi ada di Pulau Sulawesi (89%), dan Kalimantan (83,736). Sedangkan yang paling rendah ada di Bali, Sumatera (62,2%) dan Malpapua (57.1%). (F Bronson)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here