TEMUAN SURVEI SINERGI DATA INDONESIA

0
97

NASIONALPOST.com, Jakarta– Hiruk pikuk ditahun politik kian terasa dengan bermunculnya sejumlah tokoh yang dikaitkan dan perebutan posisis paling terhormat di Negara ini. Bersamaan dengan itu politik lokal pemilihan daerah ikut menjadi ajang perebutan kuasa rakyat oleh partai politik dengan mengusung calon kepala daerah. Tak dipungkiri Pilkada dipercaya memiliki korelasi yang kuat dengan ajang bergengsi Iima tahunan yaitu pemlilihan presiden.

Sinergi Data Indonesia (SDI) melakukan riset di daerah yang selama ini menjadi bukti sejarah betapa kuatnya partai Golkar dan sampai kini masih tersisa bukti kekuatan tersebut. Yaitu Sulawesi Selatan, provinsi yang selama ini mejadi kantong suara Golkar.

Survei dilakukan di 24 Kabupaten/kota sejak tanggal 14 hingga 20 Februarl 2018. Responden yang diwawancarai sebanyak 1000 orang, dengan margin of error 3.16% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Hasil survey SDI disajikan dakam konferensi pers, mensambll tema ‘Peta Kekuatan CAPRES dikantong Golkar: potret Pilkada SULSEL’, dengan menghadirkan pembicara Barkah Pattimahu, Direktur Sinergi Data Indonesia, Muradi, PhD, ketua Pusat Studi Politik & Keamanan UNPAD Bandung, dan Viktus Murin, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar bidang kajian strategis dan intelijen.

Survei yang dilakukan oleh Sinergi Data Indonesia menghasilkan sejumlah temuan, yang pertama, Alumni Capres 2014 yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto masih mendominasi suara basil polling. Joko Widodo sebagai Caprrs didukung oleh pemilih SULSEL, sebesar 53.80%. disusul Prabowo Subianto 20.10%, sementara calon lain yang ikut meramaikan bursa masih dibawah 3%. Meski tertinggi, dukungan kepada Joko Widodo dl SULSEL masih dibawah perolehan suara pada PILPRES 2014 yang mencapai 71.4196. Sementara dukungan Prabowo Subianto luga masih dibawah raihan suara pada PILPRES yakni sebesar 28,59%.

Temuan kedua, Pilkada SULSEL menghadirkan 3 calon yang bersaing ketat yaitu Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar meraih dukungan suara 27.50%. disusul Nurdin Hand-Am Kahar Mudzakkar dengan elektabililas mencapai 24.80%, posisi ketiga Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman 21.20% dan Aeus AriHn Nu’mang – Tanri Bali lamo 8.996 serta suara yang masih belum memutuskan 17.6096.

Berdasarkan survey yang pernah dilakukan oleh SDI pada Desember 2017, raihan suara Ichsan Yas n Limpo-Andi Mudzakkar mencapai 30.30%. Dengan demikian suara pasangan ini mengalami penurunan di survey Fabruari 2018. Hal berbeda terjadi pada Nurdin HaIId-Aliz Kahar Mudzaklar yang pada survey sebelumnya 22.30% kini naik menjadi 24,80%. Pasangan lain yang relative nail adalah pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman 20,00% ini Desember 2017 dan pasangan yang stabil dukungannya adalah Agus Arilln Numang~Tanri Ball Lamo 8.1% pada survey Desember 2017.( F Bronson)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here