Konferensi Press Asian Agriculture dan Food Forum (ASAFF)

0
248

Nasionalpost.com, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman optimistis Indonesia dapat menjadi lumbung pangan dunia. Pasalnya saat ini sejumlah komoditas pertanian sudah banyak swasembada. Bahkan ada yang diekspor.

“Misalnya dulu kita impor jagung, sampai 3,6 juta ton, sekitar Rp 10 triliun. Sekarang kita sudah bisa ekspor jagung,” ujar Amran di acara Rakornas Pemuda Tani, HKTI di Jakarta, Rabu (28/3).

Menurutnya, komoditas lainnya juga sudah bisa ekspor. Saat ini cabai, padi dan bawang merah juga sudah swasembada. Komoditas lainnya, seperti bawang putih, pada 2020 ditargetkan juga bisa ekspor. “Nanti kita bisa jadi lumbung pangan dunia,” ujar Amran, optimistis.

Untuk menuju ke sana menurutnya dibutuhkan kerjasama semua pihak. Termasuk para pemuda. “Ini kata kuncinya kalau kita ingin bersaing, pemuda harus ikut bertani, kita harus gunakan teknologi moderen. Beralih dari pertanian tradisional ke pertanian modern,” jelas Amran. “Dengan begitu, ini menarik pemuda.

Saat ini sudah ada sekitar 300 ribu pemuda sudah turun ke lapangan untuk bertani,” imbuhnya.

Saat disinggung soal ketersediaan pangan jelang puasa, Amran mengatakan ketersediaan pangan aman. “Juga seterusnya, ketersediaan pangan harus terjaga,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi, yang juga hadir dalam Rakornas Pemuda Tani HKTI, mengatakan pemerintah akan mendukung dan memberikan fasilitas. “Untuk mendorong pemuda cinta bertani. Harus ada percontohan. Memanfaatkan teknologi, inovasi dan sebagainya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekjen DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Mayjen TNI (purn) Bambang Budi Waluyo mengatakan untuk melibatkan anak muda di bidang pertanian, HKTI juga berusaha merekut banyak lulusan baru perguruan tinggi atau mahasiwa. Yakni menjadi pendamping pada pengembangan pertanian. “Pendamping itu diberi tanggung jawab untuk mendampingi petani. HKTI juga bertanggungjawab mencarikan solusi tentang konsep penggajian mereka,” jelasnya.

Untuk mengapresiasi para pemuda inovatif dan kreatif dalam mengembangkan pertanian, HKTI lanjut Bambang menyelenggarakan Youth Innovative Award. Yakni dalam even internasional Asian Agriculture dan Food Forum (ASAFF) yang akan digelar di JCC pada 27 Juni sampai 1 Juli 2018. “Even itu terdiri dari kegiatan konferensi, food festival, forum bisnis, pameran produk, teknologi dan alat pertanian,” pungkasnya..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here