Jumat, 21 November 2014 - 19:15:24 WIB
Setya Novanto Berharap Tak Ada "Golkar Tandingan" Pasca-Munas
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 1470 kali

Bendahara Umum DPP Partai Golongan Karya Setya Novanto berharap tidak akan ada DPP tandingan yang terbentuk karena kekecewaan kader terhadap penyelengaraan Musyawarah Nasional Golkar pada 30 November mendatang. Dia yakin, Golkar akan tetap solid. "Mudah-mudahan enggak. Karena Golkar tentu Golkar, tetap memiliki kebersamaan dan kekeluargaan. Semuanya beda pendapat tetapi secara dinamis. Mudah-mudahanan tidak terjadi begitu," kata Setya, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2014). Terkait waktu pelaksanaan Munas yang dipercepat, Ketua DPR ini meminta hal tersebut tidak dipermasalahkan. Menurut dia, waktu penyelenggaraan Munas sudah sah sesuai dengan mekanisme yang ada dan tidak melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. "Tentu saya tidak terlalu ngikuti, tapi sudah smua panita DPP dan DPD sudah memutuskan. Kalau sudah berdasarkan yang ada, itu sudah sah," ujar Setya. Seperti diberitakan, Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar pada 18-19 November lalu, di Yogyakarta, memutuskan Munas akan digelar pada 30 November 2014 di Bandung, Jawa Barat. Keputusan itu diprotes calon ketua umum lainnya karena tidak sesuai dengan ketentuan Munas sebelumnya atau pun ketentuan rapat pleno yang menetapkan Munas pada Januari 2015. Percepatan penyelenggaraan Munas dikhawatirkan calon ketua umum lain karena mereka tak punya cukup waktu untuk melakukan konsolidasi. Politisi Partai Golkar Agun Gunanjar mengancam akan membentuk DPP Golkar tandingan jika Munas berjalan tidak adil.


Komentar :

Invalid address: Message body empty Failed to sending message