Selasa, 25 April 2017 - 19:20:46 WIB
KOAMABAR Gelar Latihan Geladi Tugas Tempur 2017
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 109 kali

Jakarta NasionalPost.Com – Bertempat Di Gedung O.B Syaaf Markas Komando Armada Barat Jalan Gunung Sahari Raya No. 67, Jakarta Pusat, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia S.Sos membuka acara Latihan Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III/L-3 Terpadu Tahun 2017. Operasi Latihan yang bernama Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017 tersebut akan dilaksanakan di wilayah Perairan Kepulauan Riau sekitaran Laut Natuna. Selasa, 25 April, 2017. Adapun Pelaksanaan Latihan Glagaspur Tingkat III/L3 Terpadu Tahun 2017 digelar dari tanggal 25 sampai dengan tanggal 30 April 2017. Dengan dibagi dalam tiga tahapan yakni tahap perencanaan dan persiapan di pangkalan berupa Latihan Pos Komando (Latposko), tahap manuver lapangan (Manlap) serta tahap pengakhiran. Latihan ini melibatkan unsur gelar dan non gelar antara lain satu kapal perang jenis Perusak Kapal Rudar (PKR), tiga kapal perang jenis Perusak Kapal (PK), delapan kapal perang jenis Kapal Cepat Rudal (KCR), dua kapal perang jenis Penyapu Ranjau (PR), Sembilan Kapal Perang jenis Patrol Combat (PC), Satu kapal perang jenis Angkut Tank Type Frosch (ATF), satu kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD), satu kapal tunda (TD) serta pesawat udara jenis Cassa, dua Helli, Tim Pasukan Katak dan Tim Penyelam. Dalam acara pembukaan tersebut juga turut hadir Panglima Kolinlamil, Danlantamal III, KS Koarmabar, Danguspurla dan melalui telecoference juga turut menghadirkan Danlantamal I dan Danlantamal IV yang juga menyiapakan personelnya untuk turut serta dalam kegiatan latihan tempur ini. Dalam pembukaannya Pangarmabar menjelaskan Tujuan latihan ini adalah untuk melatih dan menguji kemampuan tempur sistem armada terpadu di jajaran Koarmabar dan Kolinlamil. Untuk melaksanakan pengendalian laut di wilayah kerja Koarmabar mulai Sabang hingga Cirebon. “Kita tingkatkan kemampuan dan kesiapan tempur jajaran. Akan mencapai hal yang baik. Sebagai pembina operasi TNI AL mempunyai tugas pokok. Operasi intelejen maritim, operasi keamanan laut di wilayah laut. Koarmabar melaksanakan sistem alutsista terpadu, pembinaan operasional, pembinaan potensi maritim. kesempatan bagi prajurit untuk lebih mendalam dari setiap materi dari instruktur akan lebih dipahami dan menjadi modal pada pelaksanaan manuver. Asa terus kemampuan prajurit harus mampu memberikan kemampuan secara professional”, jelasnya. “Selain itu Melihat Situasi Global saat ini yang terus berubah, harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Setiap tugas harus dilakukan secara serius melihat tantangan kedepan semakin berat. Dan potensi konflik dibeberapa negara tidak dapat terhindar seiring kompetensi negara maju untuk menguasai dunia. Untuk mencapai tujuan kekuatan laut merupakan unsur utama dalam melancarkan serangan massiv terhadap lawan. Kita harus mampu dan optimis menjaga kekuatan NKRI di wilayah laut”, ujar Aan. “Dalam Latihan ini juga akan menerjunkan 1000 personel dan 20 KRI dari semua unsur di wilayah kerja Koarmabar mulai dari Sabang hingga Cirebon. Dan melakukan Operasi Laut mulai dari Jakarta, Tanjung Pinang hingga perairan Natuna”, tandas Aan. Adapun nama nama KRI yang terjunkan adalah, KRI Banda Aceh- 593, KRI Teluk Sibolga-536, KRI Diponegoro-365, KRI Kapitan Patimura-371, KRI Sutedi Senoputra-378, KRI Wiratno-379, KRI Halasan-630, KRI Barakuda-633, KRI Clurit-641, KRI Alamang-644, KRI Siwar-646, KRI Parang-647, KRI Pulau Rusa 726 dan KRI Pulau Rangsang-727. “Saya juga berharap kedepannya kita akan terus mengevaluasi kemampuan kita kedepannya dengan kondisi peralatan yang terbatas namun tidak menurunkan semangat juang dalam menjaga pertahanan keamanan maritim di wilayah NKRI, dan berharap kepada semua prajurit untuk memiliki kemampuan yang sama agar kedepannya TNI AL akan terus menjadi pasukan yang semakin diperhitungkan dengan mengedepankan semangat professionalisme”, jelas Aan. (forirb)


Komentar :

Invalid address: Message body empty Failed to sending message