Jumat, 05 Mei 2017 - 10:51:34 WIB
Lulusan Pancasila Siap Jadi Entrepeneur Baru
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: PENDIDIKAN - Dibaca: 52 kali

JAKARTA,Nasionalpost.com Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa 2 Mei 2017. Universitas Pancasila Mengelar Wisuda Gasal UP Tahun Akademik 2016/2017 Selasa (2/5/17) Ketua Pembina Yayasan Pembina Pendidikan Universitas Pancasila Siswono Yudo Husodo pada pidato Wisuda Pancasila mengatakan "Bukti empirik di seluruh dunia menunjukkan bahwa negara mengalami pertumbuhan ekonomi, percepatan kesejahteraan masyarakat melalui lahirnya banyak wiraswasta terdidik," jelas Siswono Siswono menuturkan bahwa Tiongkok menjadi salah satu negara yang tingkat pertumbuhan ekonominya, paling tinggi. Pasalnya, hampir setiap tahun Tiongkok dapat melahirkan hingga ratusan ribu pengusaha baru. "Sebagian dari mereka hasil dari pendidikan terbaik dunia. Banyak S1, S2, dan S3. Negara-negara di Eropa dan Amerika sudah lebih dahulu melahirkan wiraswasta berpendidikan," ujar dia. Menurut Siswono, Indonesia harus juga melahirkan para pengusaha yang berpendidikan. Siswono bertekad pihaknya ingin membantu Indonesia, melahirkan pengusaha baru tersebut.Banyaknya lulusan Universitas Pancasila (UP) yang menjadi pengusaha sukses, , Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetya Mulia Agus W Soehadi saat Konferensi Pers Wisuda Universitas pancasila "Peran penting Perguruan Tinggi (PT) harus dapat memicu lulusannya menjadi pengusaha. Agar komposisi kelas mikro dan kecil yang saat ini besar dalam piramida, menjadi mengecil," ungkap Agus diacara Wisuda yang mengangkat tema "Peran Perguruan Tinggi Dalam Menghasilkan Entrepreneur Yang Berkontribusi Dalam Perekonomian dan Pembangunan Nasional", Lebih lanjut katanya, memang tidak di pungkiri adanya keterpaksaan untuk menjadi pengusaha lantaran para pengusaha itu tidak memiliki pendidikan tinggi atau yang memadai, sehingga pekerjaan ideal di sektor formal pun gagal didapatkan. "Saya berharap kedepan jumlah pengusaha di kelas kecil dan menengah, agar terus membengkak hal ini agar usaha kecil dapat bertahan dan kelak bertransformasi menjadi menengah," jelasnya. Agus menambahkan, saat ini komposisi pengusaha yang ada di Indonesia masih didominasi kelas mikro dan kecil, hanya sedikit yang menjadi pengusaha kelas menengah, apalagi besar. "Jumlahnya kurang lebih 90 persen.. Kalau kelas menengah dan besar relatif sedikit. Ini menjadi pertanyaan dan tanggung jawab kita bersama, kenapa demikian? Karena yang masuk sebagai pengusaha, sudah jumlahnya sedikit sekira 1,56 persen, sementara yang masuk menjadi pengusaha karena keterpaksaan jumlahnya tidak sampai pada jumlah yang dibutuhkan, yakni dua persen dari jumlah penduduk," jelasnya. Acara wisuda ini di hadiri oleh para orang tua wisudawan dan undangan lainya (fb)


Komentar :