Jumat, 12 Mei 2017 - 09:58:55 WIB
Munas Ulama PPP Akan Digelar, Mencari Ketua Baru
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 97 kali

Jakarta, NasionalPost.Com– Majelis Penyelamat Partai (MPP) yang anggotanya terdiri dari anggota PPP baik kubu Romahurmuziy maupun Djan Faridz sepakat menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dengan para alim ulama pendiri partai. Tujuannya satu, menyelesaikan masalah internal PPP. Rencananya, Munas akan digelar 23-24 Mei 2017. Pasalnya panitia tengah menpersiapkannya untuk penyelamatan PPP kedepan. Pada kesempatan kali ini, Majelis Ulama Tinggi, Anwar Sanusi, mengatakan, PPP ini kan didirikan oleh para ulama, dimana Partai ini ber asaskan Islam, untuk itu segala tindak tanduknya harus berdasarkan Syariat Islam. Pada Munas ini, pertama kami akan meminta pertanggung jawaban daripada kedua pemimpin Djan Farid dan Roma Hurmuji (Romi) terkait dalam kasus di DKI kenapa sampau 3 tahun konflik internal nya tidak selesai. Membantu Pemerintah tanpa beban politik. Oleh karena itu Munas adalah jalan tengah PPP yang menjadi mitra Pmerintah. Sekarang tinggal bagaimana ulama dan internal partai. Kami hanya menfasilitasi. Munas sebagai penyelesaian daripada konflik internal partai, maka PPP menghormati dan menempuh Munas sebagai solusinya. “Semua kami serahkan kepada ulama, Terserah ulama apakah mau memaafkan Romi dan Yan Farid atau bagaimana, Keputusan para ulama lah yang nanti kita ikuti. Kami Majelis penyelamat partai PPP yang terdiri dari NU, Parmusi, Perti, SI (Serikat Indonesia). Sejak a wal sampai akhir kami mengawal dalam GNPF. Dan kini kami harus menyelamatkan PPP.” Beber Majelis Tinggi Ulama, Anwar Sanusi, saat jumpa pers di Hotel Sahid, Jakarta Selatan, Kamis, (11/5). Menurut Anwar ketika partai berasaskan islam kemudian tidak mendukung orang islam maka sudah dinyatakan batal. Namun disini tujuan kami adalah ingin mempersatukan kembali, partai ini yqng teah dirikan oleh para ulama. Kita berharap akidah islam yang di junjung tinggi ruh utamanya jihad fi sabilillah itu tetap terjaga.. Ketua Umum Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia), Usamah Hisyam, menambahkan, “Parmusi sangat mendukung adanya Munas ini, dimana Parmusi sebagai ormas dakwah tidak ber pilitik praktis. Kami mendukung munas PPP dalam rangka menyelamatkan partai.” Namun demikian Munas kali ini benar-benar akan terus mendorong kader-kader yang benar-benar kompeten namun tetap pada khittahnya sesuai pada AD/ART yang berlaku. “Sampai dengan hari ini kami tidak kepikiran untuk buat partai baru. Kami masih berfkir kedua orang ini masih bisa diselamatkan. Apakah itu nanti benar-benar melakukan Taubat Nasuha atau bagaimana, tergantung pada keputusan Munas nanti. Semoga keduanya hadir, jadi kami akan minta pertanggung jawaban. Ayo kita musyawarah lagi. Kita akan undang 1000 ulama seluruh provinsi. Representasi ulama dari jumlah ulama yang ada. Sampai hari ini kedua kubu tidak bisa bersatu sampai hari ini pun. Dan bila ulama sudah tidak mau peduli maka dikhawatirkan PPP akan tenggelam. Minimal pada hasil Munas nanti ada 3 solusi, bisa ikut pemilu, meminta penjelasan dari Romi dan Djan Farid atas tindakan politiknya, sami’na wa atho’na atas sikap pandangan ulama.”jelas Anwar. Ada tiga hal yang akan dibahas dalam Munas ini . Utamanya soal pertanggungjawaban Ketua Umum PPP muktamar versi Jakarta Djan Faridz dan juga Ketua Umum PPP versi muktamar Surabaya Romahurmuziy atas konflik yang terjadi selama tiga tahun terakhir. PPP sangat mungkin mengikuti jejak politik Golkar dalam menyelesaikan konflik internal. Yakni memilih nakhoda baru. Dalam PPP disebut imam baru. Anggota Majelis Tinggi PPP Anwar Sanusi tidak menampik Munas ini sekaligus menjadi ajang pencarian ketua umum baru.(FB)


Komentar :

Invalid address: Message body empty Failed to sending message