Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19:34 WIB
KNKT Berikan Rekomendasi Kepada Pengelola Kapal Tradisional Pelabuhan Kali Adem
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 127 kali

JAKARTA NasionalPost.com – Kasus kebakaran kapal di Indonesia terlebih kapal-kapal nelayan yang bahannya dasar dari kayu dan sampai menelan korban karena kegagalan kita memadamkan kobaran api belum besar Hal itu disampaikan Ketua KNKT Dr.Ir. Soerjanto Tjahjono saat memberikan pengantar pada media release kasus KM Zahro Express dan FGD di Pelabuhan Kaliadem, Jakarta Utara, Jumat (14/7/2017).Untuk itu KNKT memberikan rekomendasi kepada para nelayan Tradisional Di pelabuhan Kali adem.Rekomendasi tersebut pun disambut baik oleh beberapa pihak, salah satunya adalah Bayu Setya selaku Kepala Kapal Tradisional Angkutan Wisatawan Kepulauan Seribu. Menurut dia rekomendasi dari KNKT sangat positif untuk meningkatkan kesadaran terhadap kapal-kapal tradisional tentang bagaimana meningkatkan standar keselamatan. "Dengan adanya rekomendasi dan arahan ini sangat membantu pengelola dalam memenuhi standar keselamatan yang memadai," ujar Bayu seusai mengikuti Sosialisasi Keselamatan Kebakaran Kapal Dengan Kepala Pelabuhan Kaliadem yang diadakan oleh BNPT di Pelabuhan Kaliadem, Jakarta Utara, Menurut Soerjanto, KNKT bersama Dirkappel dan Dishubtrans DKI Jakarta sengaja menggelar acara FGD dan mengundang para nelayan dan pemilik kapal yang dioperasikan di Kaliadem. Saat ini tercatat ada puluhan kapal tradisional yang dioperasikan untuk angkutan penumpang di Pelabuhan Kaliadem. “Dalam pertemuan ini ikut hadir Dinas Pemadam Kebakaran dan para nelayan bisa bertanya dan belajar bagaimana memadamkan api dan mencegahnya tidak terulang lagi,” ujar Soerjanto. Dari catatan KNKT, hampir setiap minggu ada kasus kebakaran kapal di Indonesia. Dan sayangnya, belum semua kasus itu bisa ditangani dengan baik serta korban jiwa serta harta semaksimal mungkin. KNKT, lanjut Soerjanto tidak ingin kasus kebakaran kapal terus terjadi di Indonesia. “Semua yang menjadi penyebab kecelakaan khususnya kebakaran kapal harus dicari guna menghindari kasus serupa terulang lagi,” ujar Soerjanto. ”KNKT bersama pihak terkait terus memberikan sosialisasi dan pencerahan pada para nelayan, bagaimana bisa mencegah dan menangani kasus kebakaran kapal,” jelas Soerjanto.(forirb)


Komentar :

Invalid address: Message body empty Failed to sending message