Senin, 14 Agustus 2017 - 19:42:08 WIB
Konsultan Audit Indipendent Sudirman Gelar Seminardan Bedah Buku
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 118 kali

JakartaNasionalPost.Com – Bertempat di Hotel Cempaka Jakarta Pusat Konsultan Audit Independen, Sudirman mengelar seminar dan bedah buku . Buku bertajuk Kriminalisasi Audit Kerugian Keuangan Negara disusun berkat pengalaman pribadinya menjadi Ahli audit di 11 Provinsi, intinya audit yang selama ini dihasilkan dan ditetapkan oleh BPK, BPKP, Inspektorat maupun Akuntan Publik belum tentu benar, karena audit yang ditetapkan tidak dengan standar audit.Katanya pada rekan rekan media pada Kamis (10/8/2017). “Hal ini bertentangan dengan Undang-Undang, terkadang ditemukan korupsi 5 tetapi disitu ditetapkan korupsi 10, dan tidak korupsi ditetapkan sebagai bentuk korupsi, hal-hal seperti itulah yang kami bedah dan kita seminarkan. Agar masyarakat tahu, karena saya pernah menggugurkan hasil audit BPK juga BPKP, dan pernah hasil audit inspektorat kami gugurkan, inilah yang ingin kita luruskan, jangan sampai hasil audit dijadikan sebagai alat kriminalisasi Tipikor, dan Buku yang saya tulis sangat jelas akan hal tersebut, beserta bukti dan data,” ucap Mantant Auditor BPKP ini. Seminar dan Bedah Buku Kriminalisasi Audit Kerugian Keuangan Negara ini telah mengungkap dan meluruskan, bahwa audit yang benar itu seperti apa, jangan kita biarkan audit yang dilakukan tidak sesuai standar audit, masyarakat harus tahu, untuk itu saya mengundang pihak-pihak yang terkait dengan Audit hadir dalam Bedah Buku Kriminalisasi Audit Kerugian Keuangan Negara.,”ujar Sudirman. Sudirman juga menjelaskan yang namanya audit, harus sesuai dengan Undang-Undang No.15 tahun 2004 Tentang Pemeriksaan, pola dan tanggung jawab keuangan Negara, disitu ditegaskan bahwa pemeriksaan harus sesuai standar audit, namun saya melihat selama ini yang digunakan tidak sesuai standar audit. Oleh karna itu, saya secara pribadi meminta kepada Jokowi agar membubarkan BPKP, bubarkan inspektorat, bubarkan satuan pengawas internal di BUMN-BUMD, lalu bentuk suatu badan pengawasan keuangan pemerintah yang melakukan fokusnya adalah pencegahan korupsi, membantu pemberantasan korupsi, dan membantu meningkatkan optimalisasi penerimaan keuangan di daerah,” Tuntas”. jelas Sudirman. (fb )


Komentar :

Invalid address: Message body empty Failed to sending message